Tahu Bakar Surfer ‘Mentahukan’ Indonesia Dengan Menu Bergizi

Tiga Sahabat sehati, Pino (Anggia), Ari ‘obat nyamuk’ dan Bayu Rizky Ananda memutuskan untuk membuat usaha dengan belajar dan berproses, membangun kesuksesan dari awal. Usaha pertama yang mereka buat adalah bisnis kudapan ringan ‘Tahu Bakar Surfer’. “Ide mengenai ‘Tahu Bakar Surfer berawal saat kami sedang berlatih surfing di Pantai Pancer, Jawa Tengah” ujar Pino. Ungkapnya, tahu merupakan salah satu kudapan kesukaan para Surfer.

Di sela-sela latihan surfing, tidak sedikit Surfer yang menikmati waktu istirahatnya sembari melahap kudapan yang berbahan dasar tahu. Dari apa yang Pino dan sahabatnya lihat, kemudian muncul ide untuk membangun bisnis kecil-kecilan. Dengan modal seadanya, ketiga sahabat tersebut memutuskan untuk membangun usaha dari nol. Awalnya tempat usaha di buka di daerah Nitikan Yogyakarta, lalu berpindah ke Area Seven Soul Arcade, Yogyakarta. “Tekad kami bertiga sangat kuat untuk membangun usaha ini, kami sama-sama resign dari kantor, kemudian memulai usaha ini dengan modal yang mepet”. Ucap wanita nyentrik yang pernah menjadi Sekertaris salah satu pengusaha muda TOP di Indonesia ini.

Ditemui saat sedang menikmati Tahu Bakar Surfer di basecamp yang diberi nama ‘Hot Kitchen’, salah satu pengunjung bernama Fahrizal terlihat begitu senang ketika mendapatkan ‘cap’ untuk mengikuti undian berlatih surfing. “Tahunya itu enak banget, pertama beli cuma 1 porsi. Setelah itu langsung borong 9 porsi karena teman-teman juga suka. So, Cuma butuh 2 hari aja kartuku penuh 10 cap”, ujar Fahrizal dengan antusias. Rizal berharap dapat memenangkan undian sehingga dapat menikmati waktu liburan selama 2 (dua) hari sembari belajar surfing bersama professional surferl.

Pino dan sahabatnya membuat sapaan khas untuk para penggemar Tahu Bakar Surfer dengan sebutan ‘byur’. Sebagai ikonnya, dipilihlan ikon mr surfer dengan sebutan Surfman, dan hal yang tak kalah uniknya, mereka juga menyebut ruang produksi, basecamp dan dapurnya dengan sebutan Hot Kitchen.

Berbicara tentang proses pembuatan Tahu Bakar Surfer, tidak semudah yang awalnya difikirkan. “untuk mendapatkan ‘taste’ yang yummie, kami melakukan berkali kali eksperimen,” tutur Ari, menyambung pembicaraan Pino. Setelah melewati berkali-kali eksperimen, kegagalan demi kegagalan terlewati, akhirnya Pino dan timnya mampu membuat Tahu bakar yang bertekstur garing berbumbu di luarnya, dengan isian bola-bola seafood di dalamnya. “Kejutan seafood di dalamnya, dengan perpaduan rasa asin, manis dan gurih, dijamin membuat para byur ketagihan” ucapnya.

Dalam satu menu, tersaji 5 (lima) tusuk tahu bakar. Tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam, satu menu lengkap hanya perlu mengeluarkan uang Rp. 7.000. Bagi yang menyukai pedas, jangan khawatir, karena Hot Kitchen menyediakan variasi isi hot spicy. Untuk pilihan sausnya tersedia 4 (empat) variasi saus, di antaranya Pancer (saus kacang), Marosi (saus lada hitam), Uluwatu (sambal kecap), Senggigi (balado)

 

Nilai gizi tahu

Tahu merupakan bahan makanan yang mudah didapat, bergizi dan memasyarakat, artinya dapat di konsumsi seluruh lapisan masyarakat. Di balik kelezatannya, tahu menyimpan khasiat medis tersendiri. Sebuah studi yang dirangkum oleh tim medis dari Kanada membuktikan bahwa tahu dapat menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh. Studi yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition dilakukan pada 55 orang lelaki dan perempuan usia setengah baya yang mengidap kolesterol tinggi.

Setelah mengikuti diet sehat, partisan tersebut diikutkan pada pola makan beragam, mulai dari kacang almond, tahu, sayuran mentah, dan jenis makanan kedelai lain. Setelah setahun, kolesterol mereka diukur. Hasilnya, mereka yang mengkonsumsi tahu mengalami penurunan kolesterol lebih besar dibanding kelompok pengonsumsi makanan lain. Penurunan ini dapat mencapai 10-20 persen.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>