Pelatihan & Implementasi PJJ APTISI

Jakarta BSI News

Dalam mencanangkan dan mengembangkan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) berbasis E-Learning, APTISI yang bekerja sama dengan BSI menyelenggarakan  “Pelatihan & Implementasi PJJ APTISI” yang berlangsung selama dua hari mulai dari tanggal 03-04 September 2015. Acara pelatihan ini berlangsung di Hotel Century Park. Acara ini diikuti kurang lebih 40 peserta yang merupakan para rektor dan dosen dari perguruan tinggi swasta Se-Indonesia.

Acara yang dimoderatori oleh M.Wahyudi ini, diawali dengan sambutan dari Edy Suwandi Hamid selaku ketua APTISI. Kemudian acara dilanjutkan lagi dengan penjelasan dari Eko Indrajit yang menjelaskan seputar “Pendidikan Jarak Jauh (PJJ)”. Setelah peserta mendapatkan pengarahan secara detail mengenai PJJ, selanjutnya peserta diberi pembekalan materi mengenai “Standar Nasional Untuk Pembelajaran Jarak Jauh” dari Zainal A. Hasibuan selaku ketua BSNP/Ketua Umum APTIKOM). Dalam penjelasannya beliau menjelaskan secara detail mengenai cara yang harus komunikatif dan interatif yang didalamnya terdapat triger, pertanyaan dan diskusi). Tidak hanya itu beliau juga berpesan bahwa sebelum membangun kelas PJJ terlebih dahulu harus membangun kultur. “Bangun dulu kulturnya masing-masing sebelum membangun kelas PJJ”, ujar Zainal.

Sebelum masuk keacara sesi dua, para peserta diberikan waktu untuk makan siang. Setelah menikmati menu makan siang dari hotel peserta masuk ke ruangan untuk diberikan materi Workshop Pengelolaan LMS berbasis Moodle (Pengelolaan Bahan Ajar/Materi Ajar, soal evalusi, referensi & video tutorian) dari Eko Indrajit & Tim Tutor (Praktisi IT/BNSP). Dalam workshop kali ini para peserta secara detail diberikan pengarahan oleh Eko Indrajit dan tim tutor. Tidak hanya itu tim tutor juga membantu para peserta yang mengalami kesulitan dalam mengoprasikan  sofware Arculite. Dengan adanya sofware Arculite ini para peserta diharapkan menjadi lebih tertarik lagi dalam memberikan informasi bahan ajar.

Setelah mantap menguasi materi mengenai pengelolaan LMS, kini timbalah penjelasan mengenai dasar hukum & masalah legalitas pembelajaran jarak jauh dari Intan Ahmad selaku Direktur Jenderal Pembelajaran & Kemahasiswaan Kemristek DIKTI yang dalam hal ini diwakili oleh Paristiyanti Nurwatdani selaku Direktur Pembelajaran Kemristek Dikti, yang dimoderatori oleh Suryanto. Dalam penjelasannya beliau menjelaskan mengenai pemanfaatan ICT dalam PJJ serta aturan bagi beberapa universitas dalam melakukan PJJ. “Salah satu universitas yang didesain dari PJJ adalah Universitas Terbuka. Sementara itu untuk perguruan tinggi yang memiliki akreditasi B diberikan perizinan untuk melakukan PJJ untuk mata kuliah tertentu”, ujar Paristiyanti. Selain itu Beliau juga menambahkan bahwa PJJ ini merupakan kolaborasi yang baik tanpa Bapak/Ibu melakukan MOU pergi dengan rombongan keluar negri. Penjelasan dari Paristiyanti ini sebagai pengunjung dari berakhirnya  acara ini. (ana)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>