Pandigital Scanner : Scanner Kecil Gak Perlu Colok Ke Komputer, dll

Pandigital Scanner : Scanner Kecil Gak Perlu Colok Ke Komputer

Pandigital Personal Scanner adalah sebuah scanner yang fungsinya terbatas tetapi dijamin sangat berguna pada saat kunjungan keluarga dan melihat foto-foto keluarga yang ada di album.

Scanner ini adalah scanner portable yang ukurannya cukup kecil untuk dibawa-bawa kemanapun dan memang dikhususkan untuk scan foto dengan ukuran maksimal 5×7 inch (5R).

 

Dengan “One Touch Button” yang ada, cukup tekan tombolnya maka foto akan di-scan dan kemudian filenya akan tersimpan langsung di kartu memori yang jenisnya bisa kamu pilih mulai dari SD/XD/MS/MS Pro/MMC.

Kelebihannya, scanner yang satu ini tidak butuh komputer segala dan file yang tersimpan di kartu memori bisa langsung ditransfer ke komputer/ notebook.

Untuk soal kualitas hasil foto yang di-scan seharusnya cukup bagus karena scanner ini menjanjikan resolusi mencapai 600 dpi sehingga sangat mungkin hasil scan tersebut dicetak ulang.

Sayangnya, scanner portable ini kurang portable karena masih menggunakan adaptor untuk sumber listriknya dan bukan baterai Lithium sehingga tetap saja kamu harus colokkan listrik. Pandigital Personal Scanner dijual dengan harga US$ 149.99 (sekitar Rp. 1,5 juta).

Sony Perkenalkan kamera digital 3D terkecil di dunia

Sony baru saja meluncurkan kamera digital jenis compact yang diklaim sebagai kamera digital 3D terkecil di dunia saat ini.

Kamera ini bisa mengambil gambar dalam 3D hanya dengan menggunakan satu buah lensa saja (biasanya 2 buah) dan menggunakan sistim Sweeping Motion untuk mengambil gambar 3D tersebut.

Dua model yang diluncurkan ini, DSC-WX5 dan DSC-TX9, keduanya juga mampu mengambil gambar panorama 3D dan bisa melihat hasilnya langsung melalui layar yang ada atau bisa juga disambungkan ke TV 3D melalui koneksi HDMI.

Untuk kualiatas gambar (resolusi maksimum 12 MP) juga sudah tidak perlu diragukan lagi karena menggunakan sensor CMOS (Exmor R CMOS sensor) yang biasanya hanya ditemukan di kamera digital SLR (DSLR) dan menjanjikan foto masih terlihat baik walaupun diambil di kondisi ruang cahaya.

Kedua kamera ini juga bisa mengambil video dengan format Full HD (1280p) .

Perbedaan paling mencolok diantara kedua seri diatas adalah pada ukuran dan jenis layar dimana untuk seri TX9 menggunakan layar sentuh ukuran 3,5 inch sedangkan WX5 bukan layar sentuh dan hanya berukuran 2,8 inch.

Harga TX9 akan dijual di kisaran Rp. 4 jutaan sedangkan WX5 di kisaran Rp. 3 jutaan.

Ponsel Samsung Xcover dengan waktu standby sampai 67 hari

Tidak semua orang butuh ponsel pintar (smartphones) tetapi ada juga yang butuh ponsel yang cukup kuat dan tahan lama baterainya.

Samsung Xcover adalah sebuah ponsel biasa (non smartphones) yang menjanjikan 2 hal yaitu cukup tangguh dan baterainya tahan lama, pas banget untuk orang yang malas untuk charge baterai.

Masalah ketangguhan, Xcover sudah bersertifikat IP54 yang artinya ponsel ini aman dari masalah debu dan cipratan air sedangkan untuk masalah baterai, Xcover katanya diklaim bisa bertahan selama 67 hari untuk posisi standby atau 22 jam untuk digunakan berbicara (talk-time). Lumayan kan??

Kabar baiknya lagi, ponsel ini katanya akan dijual dengan harga di bawah US$ 100 (sekitar Rp. 1 juta) di Eropa sana dalam waktu bulan depan.

KODAK ESP Office 6150: Printer All-in-One dengan koneksi Wi-Fi

Kodak ESP Office 6150 adalah sebuah printer All-in-One (print, copy dan fax) yang juga punya koneksi Wi-Fi 802.11 n ditambah port Ethernet (10 Mbps).

Yang paling menarik disini adalah kemudahan yang ditawarkan oleh printer ini untuk bisa mencetak foto langsung dari ponsel kamu (iPhone dan Blackberry) ke printer dengan menggunakan koneksi Wi-Fi secara langsung tanpa menggunakan wireless router (kemungkinan sudah menggunakan teknologi Wi-Fi Direct).

Dengan mendownload aplikasi Kodak Print App (untuk Blackberry) atau Kodak Pic Flick App (untuk iPhone), kita bisa mencetak langsung secara wireless nantinya.

Kelebihan lainnya, sebagai printer yang menggunakan tinta cartridge ini, Kodak mengklaim bahwa printer ESP 6150 ini punya tinta cartridge yang paling murah dibandingkan printer sejenis walaupun bedanya tidak jauh juga sih.

Kodak ESP Office 6150 ini dijual dengan harga US$ 229.99 (sekitar Rp. 2,2 jutaan).

Electric Soundbell: Bel Sepeda Digital

Zaman serba teknologi sekarang sepertinya barang-barang semuanya sudah beralih ke digital. Gak terkecuali untuk bel sepeda.

Electric Soundbell adalah bel sepeda digital yang menggunakan baterai sebagai pengganti sistem mekanik yang biasa ada di bel sepeda.

Cara pemakaiannya juga tidak beda jauh, tinggal tekan tombol yang ada maka suara akan keluar dan terdapat 4 jenis suara yang bisa kita pilih.

Untuk masalah suara, bel sepeda digital ini juga cukup kencang karena bisa menghasilkan suara sampai 110 dB dimana kita bisa memilih 3 tingkatan suara. Electric Soundbell dijual dengan harga 19.39 Euro (sekitar Rp. 220.000).

XLR to USB, Solusi buat yang suka Karaoke

Bagi kamu yang suka karaoke, pasti kamu sangat mengenal yang namanya microphone dengan kabel XLR. Namun, kamu pasti kadang juga jengkel karena tidak menemukan colokan yang pas untuk kabel ini di komputer atau laptop kamu.

Mengerti masalah tersebut, Thanko meluncurkan sebuah kabel XLR to USB yang akan sangat membantu kamu berkaraoke ria dari komputer. Sesuai namanya, kabel ini mengkonversi kabel XLR ke slot USB agar mudah dipakai. Kabel ini dapat dipakai untuk OS windows dan MAC. Tentunya dengan kemampuan plug and play,

Untuk kabel sepanjang 5 menter, kamu perlu merogoh kocek sebesar US$ 50. Tertarik? segera saja menuju ke web penjualnya di http://www.thanko.jp/product/av_cable_mike/.

Emulator PS 1 (PSX) Baru untuk Android dari ZodTTD Buat Gamer

Anda yang suka main game tentu senang mendengar berita ZodTTD baru saja mengungkapkan emulator konsol video game Sony Playstation 1 (PSX) baru untuk Android 2.x. Sebenarnya hal ini tidak biasa karena ZodTTD biasanya mengembangkan emulator iPhone. Bagus juga melihat mereka berganti platform kali ini dan bekerja sama dengan Nesoid dan GameBoid yang merupakan pembuat emulator NES dan Game Boy. Peningkatan yang baru adalah fitur fullscreen, touch control, dukungan tombol dan trackball.

Framerate memang belum maksimal, tetapi ini masih dalam tahap pengembangan jadi kita bisa berharap peningkatan kecepatan di waktu mendatang. Emulator ini hanya bekerja pada versi Android 2.x dan memerlukan prosesor yang kencang seperti Snapdragon dan Cortex A8.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>