Guntur Triyoga, From Zero To Hero

Ramah, menarik dan senang bergurau, itulah sosok cowok yang mempunyai nama lengkap Guntur Triyoga. Cowok berpostur tinggi dan tegap ini sebelum berkiprah didunia yang sekarang digeluti ini bukanlah apa-apa, “bisa dibilang aku dari keluarga yang berekonomi menengah kebawah”, akunya tanpa malu-malu. Yap, betul sekali bisa dikatakan apa yang diperolehnya sekarang adalah anugrah dariNya, selain wajah tampan, body bagus serta talenta.

Guntur menceritakan awal kiprahnya bisa masuk ke dunia entertainment sebenarnya tidaklah sengaja, dirinya diajak kawannya untuk mengantarkan temanya untuk casting. Dan temannya itu menganjurkan dirinya untuk mencoba-coba mendaftarkan diri menjadi model dan ikut casting. Alhasilpun dengan modal helm dari mantan kekasihnya, dijuallah helm tersebut untuk modal foto dan cetak. Dari casting ke casting, hingga dirinya bosan mengikuti casting karena untuk mendapatkan kesempatan itu harus bersabar menunggu gilirannya, karena bisa makan waktu seharian.

Pengalaman pertama dalam sekian lama penantian dan perjuangan adalah menjadi finalis model sebuah majalah wanita dewasa. Step by step perjalanan dijalani dengan penuh kesabaran, beberapa sintron FTV dan sinetron laga telah dibintanginya, walaupun masih skala sebagai pemeran pembantu, bukankah untuk menjadi besar harus menapaki dari awal dulu, bukan begitu?

Saat ini cowok penganggum Jud Law, Robert Downey Jr dan Alpacino ini telah bergabung di management artist, TM Management. Menurutnya setelah bergabung dengan TM, dirinya terbantu sekali tentunya selain waktu, kesempatan lebih terkoordinir juga prestis. Bergabungnya di TM atas tawaran dari sang pemilik management langsung yaitu Mas Teddy, Mas Teddy melihat sosok Guntur sosok yang memiliki bakat, sedikit diarahkan dan dipoles lagi. Salah satu prestasi yang didapatnya ketika baru bergabung di TM adalah menjuarai Wax Competition, yaitu perlombaan stylish rambut dengan menggunakan gel rambut. Perlombaan tersebut diprakarsai oleh salah satu perusahaan kosmetik terbesar di Indonesia, dan tidak hanya hadiah yang diperoleh Guntur namun juga menjadi ikon model produk tersebut. Yup satu langkah lagi yang dilakukan dalam penitian karir.

Dan ternyata gak cuman beradu akting di layar kaca, cowok yang pengen bikin band ini juga beradu akting di layar lebar, film layar lebarnya yang pertama adalah Rien Pembunuh Berantai, film yang diproduksi sekitar tahun 2008 ini mengangkat cerita kisah nyata pembunuhan berantai yang dilakukan oleh Ryan yang diduga mempunyai kelainan sex, kasus yang pernah membuat heboh Indonesia atas tindakan kriminalnya. Peran Ryan dibawakan oleh Guntur dengan pas, sosok kalem, dingin tanpa dosa namun dibalik itu tersimpan dendam yang membara, hal ini dikarenakan masa lalunya yang kelam, sosok sebagai psikopat berhasil dilakoninya. Namun dikarenakan pada saat pembuatan film tersebut kasus yang sebenarnya belum tuntas, namun sang produser ingin segera mem-filmkan, sehingga cerita sengaja di rubah namun tidak mengubah tema sosok psikopatnya. Sebenarnya ada cerita yang menarik sebelum dirinya dipilih untuk memerankan sosok Ryan, bahwa Guntur pernah berkenalan dengan Ryan sebelumnya dikarenakan ketika itu temannya memperkenalkan dirinya pada Ryan, perkenalan itu sebelum terjadinya pembunuhan di daerah Margonda. Namun Tuhan masih melindungi Guntur, apalah jadinya kalau perkenalan itu berlanjut ke pertemanan, ngeri membayangkannya, ujar Guntur sambil geleng-geleng kepala. Semua itu ada hikmahnya betul gak sob, karena di dunia realita ini dalam pergaulan kita musti hati-hati dalam memilih teman, kalau tidak kitapun akan terseret karenanya, tentunya kita ingin terseret dalam hal-hal yang baik saja kan? Film layar lebar berikutnya drama komedi ebrsama Aming dalam Perjaka Terakhir.

Dikarenakan masih sibuk mengejar karir, cowok yang senang meditasi ini belum memikirkan kuliahnya, diakuinya saat ini pendidikannya masih sma, namun walaupun begitu bangku kuliah tetap dipikirkannya dan sinematography adalah bidang yang akan dipilihnya. Dunia akting telah membiusnya untuk bisa disegala bidang dalam perfilman, gak cuma hanya sekedar sebagai aktor tetapi anak penjaga keamanan ini mempunyai cita-cita lebih dari itu. Menjadi sutradara adalah pilihannya, dan dirinya mengaku tidak sungkan untuk mempelajari sesuatu yang baru dari bawah, baik menjadi seorang boomer, ligthing, kameramen, “apapun itu akan aku lakukan karena untuk mengerti mengenai pembuatan film memang harus dari hal-hal yang kecil, dan hal kecil itulah yang menjadikan sebuah film yang bisa dinikmati semua orang, ujarnya mantap.

Diakuinya saat ini tidak terlalu banyak kesibukan, hanya sedang mempersiapkan jadwal shooting bersama Tora Sudiro di film layar lebarnya yang terbaru, Mafia Insyaf.

Perjalanan karir seorang Guntur yang tanpa diduga, bisa dibilang karirnya benar-benar murni dari jerih payahnya, dari seseorang yang tidak diperhitungkan menjadi seorang yang berarti, kau telah berhasil menjadi kebanggaan keluarga. Good luck for you, and keep up the good carrier, and..satu lagi..jangan lupa kuliah ya!! (JY/Foto : ASO)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>