Gita Gutawa, Meraih Mimpi

Gita Gutawa kembali melebarkan sayap dalam kariernya. baru-baru ini, penyanyi remaja bersuara sopran ini membuat gebrakan baru dengan  berperan dalam film animasi berjudul “Meraih Impian”. Dalam film animasi pertama di Indonesia ini, ia  bermain sebagai dubber atau pengisi suara tokoh  brnama Dana. Aluna Sagita Gutawa sepertinya akan segera merambah industri film, buktinya pelantun Parasit ini baru saja membintangi film Meraih Mimpi.

Hanya saja, anak komposer dan penyanyi Erwin Gutawa ini menjajal dunia akting lewat suara. Ya, Gita membintangi film animasi itu hanya sebagai dubber (pengisi suara). “Ini merupakan film pertama animasi musikal, seru banget, apalagi film musikal ini dekat dengan kehidupanku,” kata Gita saat ditemui dalam syukuran film Meraih Impian di Blitz Megaplex, Jakarta Pusat. Untuk mengembangkan bakatnya di dunia akting, penyanyi yang masih sibuk sekolah ini tak berpikir lama untuk menerima tawaran mendubbing film. “Pas ditawari, aku mau banget. Ini pengalaman luar biasa. Meskipun ada kesulitan juga, tapi aku dibantu sama senior-senior. Selain itu aku juga kan berlatih vokal lagi,”paparnya. Meski telah terbiasa bernyanyi, namun bukan berarti dara kelahiran Jakarta, 11 Agustus 1993 ini tak mengalami kesulitan saat syuting film tersebut.

 

“Ternyata, jadi dubber itu tak semudah yang aku bayangkan. Selama dua sampai tiga bulan aku menjalani proses reading dan mendalami karakter,” ujar pemilik album Harmoni Cinta ini. Ternyata, setelah sukses mendubbing film tersebut menoreahkan harap pada Gita untuk bermain di film sesungguhnya. “Sebenarnya tawaran main film banyak, tapi belum ada yang cocok. Tapi, aku memang ingin jadi  bagian sesuatu yang baru di Industri film Indonesia. Dan aku harap, ini (dubber) jadi langkah yang besar buat karierku. Meskipun tidak terlihat dilayar, tapikan secara tidak langsung aku akting juga, tandasnya.

 

Dana, yang suaranya diisi oleh Gita, adalah karakter pemeran utama serorang gadis, Dana terpaksa mengikuti tradisi patriarkis di kampungnya yang didominasi oleh seorang tuan tanah yang membebani penghuni kampung dengan pajak yang sangat mahal. Padahl, sebenarnya tuan tanah Pairot, yang suaranya diisi oleh Surya Saputra ini, berniat mengusir warga demi membangun perhotelan dan kasino. Dana sadar bahwa hanya dengan memenangkan kompetisi beasiswa untuk melanjutkan sekolahnya, ia dapat berjuang melawan ketidakadilan ini.

 

Tapi, film perdana Gita, Indonesia menggarap 90% produksinya loh, makanya disebut sebagai film animasi peratma di negri kita. Kabarnya film ini menghabiskan dana sampai USD 5 juta loh. Cerita bukunya, tentang empat perempuan desa di Thailand yang dilarang sekolah. Disana, cuma anak cowok yang boleh sekolah. Sementara ceweknya tugasnya cuma menikah dan punya anak.Awalnya, fiulm ini untuk pasar internasional, tapi disortir Kalyana Film Shira Film pimpinan Nia Dinata, disesuaikan untuk pasar Indonesaia. Oke deh, sukses buat Gita Gutawa dan film perdananya ya…See You (jaka)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>