“Ghost Writer” Film Pertama Bene Dion Yang Lucu

Screenshot-1

Epicentrum XXI Jakarta, Hallo PESONABSI…
Tren film horor tampaknya akan jadi favorit pecinta film indonesia dari masa ke masa. Enggak heran kalau banyak filmmaker yang kerap memadukannya dengan genre lainnya. Seperti yang dilakukan Bene Dion dalam film Ghost Writer yang bergenre Horor komedi.

g2
satu komentar dalam film ini visualnya mengikuti mood cerita. Lighting horor dibuat gelap, lagi ngakak dibuat takjub. Begitu juga dengan scoring-nya mengikuti sence per sence. Sayang, desain produksinya kurang maksimal. Entah terbatas waktu, atau memang kurang diperhatikan. Ya, kalau kalian sadar, dandanan Ge dan Asmara pas jadi hantu, make up-nya blentang-blentong alias kurang rapi.

Screenshot-3
Film pertama dari sutradara Bene Dion Rajagukguk yang dikenal sebagai stand up comedian dan penulis buku ini berhasil menyuguhkan tayangan yang membuat penonton betah. Gabungan drama, komedi, dan horor bisa dibilang pas mengalir sepanjang cerita. Meskipun bisa dirasakan nuansa drama masih mendominasi.

029652400_1557298755-Ghost_Writer
Berkisah NAYA (Tatjana Saphira) adalah seorang penulis novel one-hit-wonder yang sudah beberapa tahun ini mengalami masa keterpurukan. Alasan ekonomi akhirnya membuat Naya dan adiknya, DARTO (Endy Arfian), terpaksa harus pindah ke sebuah rumah tua yang harga sewanya lebih murah. Suatu hari, Naya menemukan sebuah diary di rumah itu. Naya merasa kisah itu begitu emosional dan berpotensi untuk dijadikan novel. Naya pun menceritakannya kepada VINO (Deva Mahenra), pacarnya, yang mendukung Naya untuk menggarap kisah itu. ALVIN (Ernest Prakasa), editor sekaligus manajer di kantor penerbitan Naya, juga sangat tertarik.

Ketika Naya memutuskan untuk mengerjakan novel tersebut, tiba-tiba muncul GALIH (Ge Pamungkas), hantu penunggu rumah sekaligus pemilik dari diary. Ia marah karena Naya mencuri diary-nya. Akhirnya Naya berupaya untuk membujuk Galih agar membantunya mengerjakan novel tersebut, dengan iming-iming uang royalty kelak akan Naya berikan ke orang tua Galih yang masih hidup. Belum selesai urusan Naya dan Galih, muncul teror dari sesosok hantu perempuan bernama BENING (Asmara Abigail).

Siapa sesungguhnya Bening? Berhasilkan Naya membujuk Galih dan menjadikannya rekan kerja dan mewujudkan novelnya menjadi kenyataan demi membiayai sekolah Darto?

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>