Festival Film Indonesia (FFI) 2018 Semakin Berwarna Dan Ketat

IMG_5187

Penganugerahan Festival Film Indonesia (FFI) 2018 bakal kembali diselenggarakan di ibukota Jakarta, setelah sempat diadakan ke Manado pada tahun lalu. Ketua Komite FFI Lukman Sardi mengatakan bahwa penentuan itu demi memudahkan teknis saat penyelenggaraan acara.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia, aktor Lukman Sardi dipilih sebagai Ketua Komite Festival Film Indonesia (FFI). Lukman akan menjabat sebagai Ketua Komite FFI selama tiga tahun yang terhitung sejak 2018-2020. Dalam menjalankan kepengurusannya, bintang film itu tak seorang diri. Lukman dibantu anggota pengurus lainnya yakni Catherine Keng (Sekretaris), Edwin Nazir (Keuangan & Pengembangan Usaha), Lasja F Susatyo (Program), Nia Dinata (Penjurian) dan Coki Singgih (Komunikasi).

IMG_5196
FFI 2018 mengusung tema Mencari Mahakarya Batasnya Hanya Kualitas. Tahapan penjurian sendiri dilakukan oleh asosiasi profesi dan komunitas yang berlangsung mulai 2-25 Oktober 2018. “Komite penjurian diketuai Nia Dinata dan Ria Irawan. Komite dari Maret udah kerja nyusun. Kami butuh tim pelaksana, komite yang bikin sistem. Mereka orang-orang di industri film yang valid untuk lihat film dan industri,” ucap Lukman Sardi.
Dalam pelaksanaannya komite FFI akan melengkapi entitas sebelumnya. Bekerjasama dengan entitas pengembangan film seperti Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud (pembinaan), Badan Ekonomi Kreatif (pengembangan ekosistem), Lembaga Sensor Film (perlindungan masyarakat), Badan Perfilman Indonesia (peran serta masyarakat), Komite FFI telah menyiapkan beragam program kerja. Di samping program tahunan penghargaan Piala Citra, Komite FFI akan menjalankan program kanonisasi film Indonesia, pelatihan tingkat pakar (master class), kolaborasi komunitas hingga literasi dan apresiasi publik.
Sementara pengumuman nominasi film dan apresiasi dilangsungkan pada 6 November 2018. Setelahnya, FFI akan diakhiri Malam Anugerah yang rencananya digelar pada Desember 2018. Lukman juga menyebut bahwa proses penjurian tahun ini tak jauh berbeda dari tahun lalu. Film yang masuk ke nominasi, harus tayang di bioskop dalam rentang 1 Oktober 2017 hingga 30 September 2018. Sementara untuk film pendek syaratnya adalah telah lulus sensor lembaga film. Setelah seluruh film terdata, lanjut Lukman, asosiasi profesi dan komunitas akan mengkurasi film untuk masuk nominasi. Baru ditentukan proses pemungutan suara di bawah pengawasan konsultan publik independen, Deloitte.
Tahun ini Festival Film Indonesia (FFI) 2018 akan menyiapkan 23 piala berlapis emas. Piala tersebut disediakan untuk pemenang dari setiap kategori. “Ada 23 kategori. 23 itu keseluruhan kategorinya kami berikan lapis emas,” ujar Nickole perwakilan dari The Palace Jewelry, dalam jumpa pers diXXI Metropole, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2018). Foto:jaka

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>