“Dua Garis Biru” Pernikahan Dini Salah Atau Tidak..?

Zara JKT48 & Angga Yunanda (4)

XXI Epicentrum Jakarta, Hallo PESONABSI..
Mungkin DARA (Zara JKT48) dan BIMA (Angga Yunanda) bukan pasangan kekasih sempurna, tapi mereka adalah sahabat yang saling melengkapi. Saat berdua mereka bisa jadi diri sendiri, kebodohan bisa ditertawakan, dan kerapuhan tak perlu ditutupi. Rasa nyaman lebih dari sekadar kata sayang atau cinta. Usia 17 tahun tak pernah sesempurna ini. Hingga muncul keberanian baru di antara mereka. Berdua mereka melanggar batas tanpa tahu konsekuensinya.
Angga Yunanda & Zara JKT48 (2)
Kini Bima dan Dara berusaha menjalani tanggung jawab atas pilihan mereka. Mereka pikir mereka siap jadi dewasa untuk menghadapi segala konsekuensinya. Namun, tentu keluguan mereka langsung diuji saat keluarga yang amat mencintai mereka tahu, lalu memaksa masuk dalam perjalanan pilihan mereka.

Angga Yunanda & Zara JKT48 (3)
Menurut sutradara Gina S. Noer film ini adalah desakan keras saya untuk para pihak yang bertanggung jawab agar berupaya lebih serius mengurangi jumlah kesalahan fatal seperti kehamilan dini pada remaja di Indonesia. Kesalahan yang bisa berujung pada kematian ibu dan atau bayinya, menambah jumlah angka pelajar putus sekolah, lingkaran kemiskinan, bahkan kekerasan dalam rumah tangga karena ketidaksiapan pernikahan dini. Cinta kita sebagai orang tua harusnya menjadi modal utama untuk membuka ruang diskusi tentang kesalahan apa yang anak mungkin lakukan nanti. Rasa ingin tahu anak seharusnya jadi modal utama untuk masyarakat yang lebih sehat dan bahagia. Bukan malah sesuatu yang tabu dibicarakan.

Zara JKT48
Sebuah pernikahan yang terlalu dini. Salahkah mereka? Mungkin saja iya, pun tidak. Tuhan tentunya tidak pernah menentang orang yang sedang berjodoh. Dara dan Bima adalah dua sosok itu. Hanya saja prosesnya berbeda. Terlalu dini bagi keduanya untuk merajut cinta dan berperan sebagai sosok yang sudah dewasa.

Angga Yunanda
Padahal keduanya, hanyalah remaja biasa yang seharusnya berada pada status “cinta monyet”. Ada pertentangan, tanya dan cinta di sini. Siapkan Dara dan Bima berada dalam posisi dua orang dewasa yang berjodoh, menikah, dan memiliki buah hati di usia yang muda?

Hal ini masih ditambah lagi dengan sikap orang tua mereka yang memang menyatakan bahwa menjadi orang tua adalah hal yang tidak mudah. Sikap orang tua Dara dan Bima yang semulanya meninggi, kemudian mereda. Karena, toh padahal nantinya kedua anak mereka akan pergi dan lepas dari pengawasan mereka. Nahh Penasarankan sobat PESONABSI..saksikan kisah lengkapnya di bioskop kesayangan kamu mulai 11 juli 2019..!!

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>