“Before I Fall” Kisah Hidup Remaja

BeforeIFall

Film BEFORE I FALL mengisahkan tentang seorang remaja bernama Samantha Kingston. Samantha memiliki kehidupan yang sangat sempurna. Semua yang ia inginkan seakan-akan selalu datang sendiri kepadanya. Film bergenre drama misteri ini merupakan garapan sutradara Ry Russo-Young yang diangkat dari sebuah novel berjudul yang sama karya Lauren Oliver tahun 2010. Film ini menceritakan seorang remaja berusia 17 tahun bernama Samantha. Di sekolahnya, Samantha masuk dalam geng cewek populer yang eksis dan sangat disegani. Sampai suatu hari, tibalah Samantha menemui ajalnya.

1-sam
kehidupan sempurna: wajah cantik, popularitas, kekasih tampan, hingga masa depan cerah.Ia tak menyangka, ketika tersadar dan membuka mata, ia malah menemukan dirinya hidup di hari yang sama berulang-ulang kali, setelah kecelakaan bersama tiga teman baiknya. Sam mencoba menguak misteri yang sedang terjadi di dalam hidupnya. Bahkan, mau tak mau ia harus mengungkapkan masa lalu kelam orang-orang terdekatnya.

Before-I-fall
Lebih lanjut, ia ingin membuat perubahan, serta mencegah kecelakaan yang ingin dihindarinya itu.Pertanyaannya, sampai kapan waktu akan memberi kesempatan berulang kali sampai Sam berhasil mengubah takdir dirinya dan orang-orang terdekatnya?Before I Fall di perankan para pemainnya cukup apik memerankan tokoh masing-masing. Diantarnya Halston Sage, Logan Miller, Diego Boneta, hingga Kian Lawley. Usia mereka yang masih muda pun cukup mampu mewakili genre film ini, yakni remaja dewasa.
Before I Fall jadi film yang cocok untuk menggambarkan kehidupan. Walaupun terkesan remaja banget, tapi banyak yang bisa petik dari film ini. Hal-hal yang mengingatkan tentang hal-hal yang ingin dilakukan untuk memberikan kesan baik kepada orang-orang sekitar, serta kesempatan yang enggak setiap orang bisa dapetin. Buat kamu yang masih remaja, jangan jatuh berkali-kali ya untuk tau apa yang baik dan yang buruk.
Film berdurasi satu jam 38 menit ini pun memiliki beragam makna yang bisa dipetik pelajarannya. Misalnya, jadilah diri sendiri dan berbuat baiklah kepada siapa saja. Tak perlu ikut-ikutan teman hanya supaya kita bisa mendapatkan pengakuan dari orang lain. Di sisi lain, jangan mudah percaya juga dengan penampilan luar seseorang tanpa tahu kehidupan sebenarnya orang tersebut. Sebab, meski seseorang terlihat baik-baik saja, belum tentu ia merasa demikian.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>