Adly Fairuz, Obsesi

Perjalanan karirnya di dunia seni peran yang baru ditekuni kurang lebih satu setengah tahun yang lalu tepatnya awal tahun 2006, tergolong cepat dan prestasi yang cukup gemilang. Awal karir yang boleh dibilang secara kebetulan ini berawal ketika Adly Fayruz menemani saudaranya casting, bukan saudaranya yang terpilih malah dirinya yang disuruh casting oleh pak sutradaranya yang katanya malah di suruh shooting keesokan harinya. Wah…ini yang dinamakan durian runtuh, dan rejeki memang gak lari kemana kalau memang yang Kuasa sudah memberi jalannya. Singkat cerita, jadilah cowok yang punya hobby nyanyi ini jadi bintang sinetron yang awalnya baru memerankan Film Televisi (FTV) yang sekali tayang, jadi memang wajahnya belum familiar di kalangan penonton.Tapi cukup banyak juga film-film yang diperaninya untuk seorang pemula, seperti Kalau Cinta Mau Bilang Apa, Cinta Dia Cinta Siapa, Jangan Salahkan Cinta, Cewekku Super Bersih, Cinta Arjuna. Dengan pengalamannya di FTV tersebut cowok penyuka pecel lele dan ayam ini diberi kesempatan untuk memerankan sinetron Tikus dan Kucing Mencari Cinta, dan serial komedi bersama Jojon, Milyader Geser Pager dan yang ketiga Cinta Fitri. Di sinetron ketiganya ini pamornya mulai naik daun dan termasuk pendatang baru yang karirnya cukup bersinar. Dan wajar aja kalau sinetron yang satu ini selalu dibicarakan oleh masyarakat pecinta sinetron khususnya ibu-ibu yang konon bu Ani SBY aja berniat mengundang para pendukung sinetron ini lho. Apalagi kalau bukan akting-akting pendukungnya yang mencuri perhatian yang membuat sinetron ini semakin greget.

 

Anak pertama cowok satu-satunya dari lima bersaudara ini mengakui bahwa sosok Aldo di CF adalah tantangan tersendiri buatnya, harus bisa memerankan sosok dewasa yang pekerja kantoran yang tentunya tidak ada pada diri Adly saat ini yang notabene remaja tulen yang masih senang dengan yang berbau hura-hura.  Tapi memang cukup diacungi jempol dengan aktingnya tersebut walaupun tidak dipungkiri olehnya peran manager yang memberikan kursus akting kepada anak-anak didiknya serta senior-senior di CF yang membantunya dalam menambah kualitas aktingnya. Kiprah dan keberhasilannya di dunia seni peran diakuinya dikarenakan bergabungnya dirinya di Teddy Management (TM) yang kala itu atas saran rekannya alm. Adi Firansyah yang sudah bergabung sebelumnya. Dan manfaat management diakuinya sangat berguna sekali dan itu sudah dirasakan dan dibuktikannya.

Pribadi seorang Adly Fayruz.
Sederhana, ramah, baik dan tidak sombong, suka dengan apa adanya itulah gambaran yang terlihat pada sosok anak pertama pasangan H. Agus Irianto dan H. Lutfiah. Diakuinya kedewasaan pada dirinya berkat gemblengan orangtuanya khususnya mamanya yang juga men-support karirnya dari awal. Ayahnya yang sempat tidak menyetujui karirnya di bidang entertainment ini boleh berlega hati karena Adly bisa menunjukkan kejelasan arah karir yang digelutinya ini, hal ini sudah dibuktikan dengan sebuah mobil sedan Toyota Corolla hasil jerih payahnya.

Obsesi dan masa depannya
Dengan jujur diakuinya karirnya di seni peran merupakan batu loncatan untuk menjadikan dirinya sebagai seorang musisi yang memang sudah menjadi impiannya sejak kecil. Keinginannya bermusik tersebut dibuktikan dengan memiliki group band yang diberinama ‘SIKU Band’ yang sudah ada sebelum dirinya menjadi artis. Setiap bulan sekali diluangkan waktunya untuk ngeband bersama teman-temannya, apalagi waktu luangnya diisi dengan membuat lagu. Tapi dirinya mengaku belum berani memprediksi sampai kapan akan memproklamirkan bandnya tersebut nantinya, karena cowok yang suka dengan cewek berambut panjang ini tidak mau main-main dengan bandnya karena katanya pamornya menjadi taruhan kalau tidak bisa mewujudkan sebuah band yang bisa diakui existensinya kelak. Selain bisa bermusik obsesinya yang tidak kalah pentingnya adalah menaikkan haji kedua orangtuanya, yang katanya Insya Allah tahun depan dilaksanakan. Cowok yang pengen kuliah di ilmu komunikasi ini dulunya pengen jadi Fisikawan, karena selalu mendapat nilai diatas rata-rata dan rangkingnya selalu  masuk dalam sepuluh besar. Dan pernah  masuk dalam 100 peserta nasional yang ikut dalam kejuaraaan olimpiade fisika dan kimia, namun harapannya kandas karena tidak terpilih di seleksi berikutnya, hal ini sempat membuatnya syok. Namun waktu berbicara lain, sekarang  bintangnya sedang cemerlang bukan lagi sebagai altlit olympiade fisika tetapi artis pendatang baru yang benderanya sedang berkibar. Ok Adly, hopefully successfulness always are in your life.
Adl

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>